Kamis, 27 April 2017

Bagaimana Menjadi Relawan?

Kita pasti pernah melihat seorang relawan yang ada dipinggir jalan sambil melihatkan spanduk dan kardus meminta bantuan untuk penganggalan dana membantu saudara yang membutuhkan? Kira-kira bagaimana pendapat saudara tentang mereka??
Setiap manusia pasti punya jenis kacamata masing-masing bukan? Loh kok kacamata sih min?? Ya jelas Donk kacamata.. sebagai contoh nih kalo Anda melihat mereka yang berjuang dengan kacamata hitam.. baikpun mereka lakukan pasti tetap hitam, gak mungkinkan jadi warna merah? Hahahaha kalo mereka melihat dengan kacamata bening pasti bisa melihat keikhlasan mereka melakukan itu ...

Back to Topic..
Menjadi seorang relawan tidak melihat 5 W 1 H.. hehe atau siapa anda, apa kedudukan anda, kapan anda, mengapa anda, dimana dan bagaimana.. seorang relawan itu yang diperlukan Hati, Keikhlasan dan perjuangan... Di hati kita dapat merasakan kesedihan mereka, keikhlasan dapat mengamankan kehidupan kita.. perjuangan kita yang tidak akan menyerah untuk mereka... Gak susahkan? Yakin??
Awalnya sih susah, tapi semakin kita tekunin dan beraksi nyata dijamin deh bakalan ketagihan.. pasti bilangnya gini.. pak kapan kita melakoni program lagi.. seru nih, banyak pengalaman.. suka dukanya.. pasti intinya kita tidak anti sosial. . Bukankah pada awalnya manusia di bentuk menjadi manusia sosial.. bahu membahu, tolong menolong.. yang penting aksi.... Oh iya motivasi menarik nih.. contohnya kita lapar, kalo kita lapar apa yang akan kita lakukan?? Pasti makan? Kita tau nih kalo lapar itu makan?   Tujuan makan pasti supaya kenyang kan? Kalo gak makan pasti lapar dan mati bukan? Jadi apa yang perlu disini?? Mau Taukan?? Disini yang perlu Aksi... Aksi mu untuk makan.. bergerak..Move move .. sama seperti kita relawan kalo sekadar cuman berpikiran ingin menolong tapi gak ada aksi gak ada guna loh.. ayo menjadi bagian menjadi Aksi nyata untuk menjadi Relawan Menolong saudara-saudara kita....

Lets move gaes, we need action.. dont giveup..

Salam..

Unknown

Author & Editor

Kita Mesti berani Bermimpi untuk membuat itu menjadi nyata.

0 komentar:

Posting Komentar